Budaya Ngebrong, Hemat atau Nekad?

0 comments
Pernah melihat siswa STM/ SMU mencegat truk kosong saat pulang dari sekolah? Bahkan anak SMP pun jadi ikut-ikutan melihat kakak kelasnya berlaku demikian. Tidak punya uang atau Trend? Bukankah sudah banyak korban akibat menghalangi truk atau mobil bak terbuka yang sedang melintas di jalan raya.

Saya sering melihat kejadiaan ini. Tepat di depan tempat saya bekerja, anak SMU atau STM ini mengerubungi truk yang melintas untuk menumpang. Ngebrong istilah mereka, adalah aksi yang lumayan berbahaya, karena saat menaiki truk secara brutal truk tersebut masih dalam keadaan berjalan. Tidak sedikit beberapa siswa yang terlambat untuk menyusul teman-temannya yang sudah di atas truk jatuh saat mencoba berpegangan pada tiang/pagar truk. Tragedi yang paling menyedihkan dialami adik teman yang tewas karena kepala terlindas ban truk.

Budaya ini pun meluas, hingga yang paling marak adalah supporter klub bola daerah yang tidak hanya menaiki truk terbuka, tapi bis/metromini yang permukaan atapnya amat licin. Meski begitu banyak bahaya yang ditimbulkan, tetap saja aksi ngebrong ini marak dan diminati. Dan anehnya, pemerintah sendiri sepertinya ogah-ogahan menanggapi masalah ini.

Sobat yang budiman,
Ini sama sekali bukan perihal menghemat uang (ongkos). Mungkin, alih-alih isme anti kemapanan sudah menjangkit adik-adik/anak-anak STM atau supporter bola kita. Ini bukan sekedar paham yang dianut dan solidaritas, tapi kebodohan dan mental ceroboh seperti ini telah menjadi tontonan yang menarik dalam masyarakat kita. Pelik juga untuk menanggapi lebih lanjut jika kesadaran menjadi sikap yang langka kini, sepertinya yang berwajib pun asyik-asyik saja menanggapinya.

Salam Waspada!-Penulis.

Esensi Emansipasi Wanita

2 comments
Mau tidak mau, suka tidak suka, terima atau sebaliknya luasnya ruang gerak kaum hawa di berbagai bidang ataupun peran yang biasa dilakukan pria kini merebak. Pro-Kontra yang membayangi jalannya pergerakan ini seolah kehabisan tenaga. Zaman baru, zaman emansipasi. Setuju???

Emansipasi itu sendiri berasal dari bahasa latin "emancipatio" yang artinya pembebasan dari tangan kekuasaan. Di zaman Romawi dulu, membebaskan seorang anak yang belum dewasa dari kekuasaan orang tua, sama halnya dengan mengangkat hak dan derajatnya. Adapun makna emansipasi wanita adalah perjuangan sejak abad ke-14 M dalam rangka memperoleh persamaan hak dan kebebasan seperti hak kaum laki-laki. Jadi para penyeru emansipasi wanita menginginkan agar para wanita disejajarkan dengan kaum pria di segala bidang kehidupan, baik dalam pendidikan, pekerjaan, perekonomian maupun dalam pemerintahan.

Contoh kasus misalnya, Sobat dilahirkan dari ibu pekerja yang sibuk mengurusi kemantapan karier dari bidang yang diakui adalah keahliannya. Dari kecil sobat telah terbiasa melakukan sesuatu/ bermain di lingkungan sobat tanpa cukup perhatian orang tua, karena ayah-ibu sibuk bekerja. Hingga sobat dewasa menjadi seseorang yang dibanggakan lingkungan, pantaskah sang ibu yang dulunya sibuk dengan pekerjaannya ikut berbangga? Apakah semuanya karena uang? atau, jika sobat sudah berkeluarga dan istri sobat setali tiga uang dengan predikat ibu sobat dahulu (pekerja), relakah kejadian lalu terulang kembali (regenerasi)?. Jawabnya ada pada masing-masing pandangan sobat sekalian.

Saya tidak benar-benar menghujat peran wanita yang ingin setara dengan laki-laki, tapi saya hanya meragukan kesanggupan wanita memikul tanggung jawab yang berat karena harus membagi waktu untuk keluarga dan pekerjaannya. Belum lagi, persoalan fisik wanita relatif lebih lemah dari pria, wanita akan disibukkan masalah keluarga, kehamilan, kelahiran, derita bulanan (haid), dll.

Hasil positif dari emansipasi tidak sebanding dengan dampak negatif yang akan timbul, seperti:

  1. Timbulnya pengangguran bagi kaum pria, sebab lapangan pekerjaan telah dibanjiri oleh kebanyakan kaum wanita.

  2. Pecahnya keharmonisan rumah tangga, sebab sang ibu lalai dengan tugas-tugas utamanya dalam rumah, seperti, memasak, mencuci, membersihkan rumah, melayani suami dan anggota keluarga. Akibatnya, rumah tanggapun berantakan tak terurus.

  3. Keadaan perkembangan anak menjadi kurang terkontrol, lantaran ayah dan ibu sibuk bekerja di luar rumah. Dari celah inilah, akhirnya muncul dengan subur kenakalan anak-anak dan remaja-remaji.

  4. Terjadinya percekcokkan dan perseteruan antara suami-istri. dikarenakan ketika suami menuntut pelayanan dari sang istri dengan sebaik-baiknya, si istri merasa capek dan lelah, lantaran seharian bekerja di luar rumah.

  5. Terjadinya perselingkuhan. Karena ditempat kerja tersebut, tidak ada lagi larangan bercampur antar lain jenis, dandanan yang menggoda lawan jenisnya dan selainnya dari malapetaka yang hanya Tuhan-lah yang Maha mengetahuinya.

Pacaran Yang Ideal

0 comments
Kalau 'cinta' adalah alasan utama (100%) dua insan (beda jenis) untuk berpacaran, bullshit. Karena jika dipaksa untuk jujur, saya percaya (tidak 100%) rasa pada pandangan pertama. Nafsu, trend, cocok, curhat, interaksi sosial, dll, adalah termasuk berbagai alasan yang tepat melakukan pacaran.
Jika usia pacaran sudah lumayan lama, dan sobat-sobit yakin bahwa pacar sobat-sobit adalah pilihan terakhir untuk menginjak level berikutnya (pernikahan), tidak ada salahnya menjaga hubungan hingga tiba hari yang dinanti.
Berikut tips berpacaran yang ideal:

1. Saling Mengerti
Sudah merasa basi dengan kata 'pengertian'?, masih belum mendapat esensi dari sikap ini? Saya pun demikian. Namun, jika pengertian sudah dijalani, maka rasa perhatian pun pasti mengikuti. Sebaliknya, belum tentu pasangan yang saling memberikan perhatian, dikuti pengertian juga. Dan, sikap pengertian dapat mengobati penyakit yang paling ganas dalam hubungan, egois. Kalau cuma perhatian, Pak Polantas juga tak pernah lengah untuk selalu memberikan perhatian, dan tak kenal lelah memberikan surat tilang..wekwek.

2. Saling Mengisi
Jika sudah berhasil tips ke 1, sikap menghargai kelebihan dan kekurangan satu sama lain akan terjalin. Tibalah saatnya untuk saling mengisi kekurangan-kekurangan pada pasangan. Jadikan perbedaan adalah hal yang paling berharga yang pernah Tuhan berikan.

3. Saling Percaya
Dasar sebuah hubungan adalah 'kepercayaan'. Sulit memang, tapi pil pahit kepercayaan harus ditelan juga. Tipisnya keyakinan pada pasangan akan menghanguskan 2 sikap sebelumnya di atas. Agak memaksa memang, jika belum mudah percaya pada pasangan, maka jangan menjalin hubungan. Percaya/ yakin tidaknya sobat-sobit terhadap pasangan masing-masing adalah sebuah ukuran kepercayaan terhadap diri sendiri (PD).

4. Saling Memaafkan
Sekali lagi, tips yang lumayan sulit untuk dilakukan, permintaan serta pemberian maaf. Tidak pernah ada kata salah untuk sikap yang satu ini. Karena, dilakukannya sikap ini lebih melegakan dari pada diam. Bhethul? (ala KH. Zainudin MZ).

Masih banyak lagi tips yang dapat dilakukan untuk menjaga hubungan yang kita tanam. Sisanya tergantung selera sobat-sobit sekalian. Pokoknya asal bahagia deh.

Penyebab Migrain

1 comments

Migrain adalah penyakit yang dirasakan di sekitar kepala yang kerap kali membuat mual dan muntah. Sakit kepala ini lebih sering terjadi pada satu sisi kepala saja dan terkadang berpindah ke sisi sebelahnya, tetapi juga dapat mengenai sisi keduanya sekaligus.

Terkadang migrain agak sulit dibedakan dengan sakit kepala biasa dan sakit kepala jenis lainnya. Sebab, sakit kepala akibat gangguan pada sinus dan otot leher yang tegang memiliki gejala yang hampir sama dengan migrain. Yaitu, mata memerah dan wajah agak pucat.

Penyebab utama migrain hingga saat ini belum diketahui dengan jelas. Para ahli memperkirakan migrain terjadi akibat adanya hiperaktifitas impuls listrik otak yang meningkatkan aliran darah di otak, akibatnya terjadi pelebaran pembuluh darah otak serta proses inflamasi.

Pelebaran dan inflamasi ini menyebabkan timbulnya nyeri dan gejala yang lain, misalnya mual. Semakin berat inflamsinya maka semakin berat juga migrain yang diderita.
Secara garis besar, migrain terjadi akibat :

  1. Kekurangan nutrisi dan kurang tidur
  2. Terkena cahaya yang terlalu terang atau suara yang terlalu bising
  3. Berubahnya hormon saat menstruasi
  4. Stress
  5. Perubahan cuaca yang drastis
  6. Banyak mengkonsumsi minuman berkafein, dan beralkohol
  7. Memakan makanan yang mengandung MSG atau nitrat
  8. Merokok

Untuk menghilangkan migrain yang sobat-sobit derita, minumlah obat sakit kepala yang sesuai dengan jenis sakit kepalanya. Usahakan tidur yang cukup dan ada baiknya tidur dikamar yang gelap. Sebab pengaruh penyinaran yang berlebihan akan memperparah migrain sobat-sobit. Penggunaan kacamata hitam saat bepergian pada musim kemarau akan mengurangi derita migrain ini.

Semoga membantu, salam sehat selalu.

Badan Lemas, Kurang Gairah

0 comments

"Badan kuat belum tentu sehat, badan sehat insya Allah pasti kuat", istilah ini mungkin mengawali pembahasan, sebelum lebih jauh penulis paparkan perihal judul di atas.

Sobat yang budiman,

Mungkin kita sama-sama pernah bersikap naif saat mencoba mengerti dari pentingnya kesehatan bagi kita. Bahwa sehat bisa dibentuk, dimulai dari aktifitas-aktifitas kecil yang membuat kita merasa gembira, senang, bahkan bahagia. Anggapan kita ini sudah termasuk dari kriteria orang sehat, jauh dari derita. Tapi, semua perasaan positif tersebut bersumber dari jiwa sehat kita, bukan reaksi fisik kita yang memberi impulse.

Saya langsung saja persempit saja ke judul (kepanjangan intermezzo-nya). Jika sobat-sobit sering merasa lemas, malas, kurang gairah, mengntuk dsb. Itu bisa dikarenakan sobat-sobit mendapat gejala kurang darah (anemia). Faktor yang menyebabkan anemia adalah kurang istirahat (normal 8 jam sehari), kurangnya asupan makanan yang bergizi, terlalu capek. Implikasi dari gejala anemia ini adalah wajah pucat, kurang bersemangat, jantung berdebar-debar (tanpa sebab), kadang kala telinga berdengung.

Siapapun dapat terserang penyakit kurang darah (anemia), khususnya kaum hawa. Karena banyak dari perempuan yang tidak memperhatikan pola makan teratur (makan 3 kali sehari), atau makan sekenanya tanpa mempertimbangkan nilai gizi yang terkandung pada makanan, ini terjadi disebabkan rasa khawatir ke-gemukan (obesitas). Ini berakibat lagi kadar butir darah merah yang rendah (untuk wanita < 11 g/100ml dan pria < 13 g/100ml), belum lagi normalnya wanita mesti mengeluarkan darah (haid) tiap bulannya. Padahal yang normal kadar butir darah merah pada wanita 11,5 - 16 g/100 ml (pria 13,5 - 18 g/100 ml).

Sobat-sobit yang baik,

Demi terhindarnya dari gejala anemia tidak cukup hanya minum obat penambah darah saja, tapi selain itu, perlu asupan makanan yang seimbang untuk mencukupi kadar zat besi seperti daging sapi dan ayam, hati, telur, kacang-kacangan, kentang, ikan, sayuran berdaun hijau dan buah-buahan yang kaya vitamin C. Hal ini diimbangi gaya hidup sehat dan olahraga secara teratur.

Semoga artikel ini bermanfaat, salam sehat.


Copyright © Beranda Kita - Blogger Theme by BloggerThemes