Dari Nyopet sampe Ngerampok

Dua bulan terakhir banyak sekali berita di TV meliput kekerasan yang terjadi di dalam angkutan umum -khusunya di wilayah ibukota. Aksi yang melibatkan sejumlah kawanan pencopet ini sebenarnya sudah sering terjadi sejak sepuluh tahun silam -saat saya sendiri masih sibuk bolak-balik ngangkot untuk acara perkuliahan. Saya pun pernah sekali mengalami tragedi ini.

Saat itu, saya duduk di pojok kursi -buritan belakang. Lalu, seorang bapak yang juga duduk di pojok berhadapan langsung dengan saya menjatuhkan koin ke bawah tempat duduk saya (kolong bangku angkot). Modus ini mungkin sudah pasaran, jadi saya tidak perlu melanjutkan adegan demi adegan yang dilakukan bapak tersebut. Namun, tiba-tiba handphone saya -yang kebetulan saya taruh di kantong jeans sebelah kiri- sudah keluar 2/3 dari kantong.

Jika, saya bilang HP saya itu keluar dengan sendirinya, maka cerita ini akan bernuansa mistis. Tapi, tidak demikian keadaannya. Sang pencopet yang ada dalam angkot tidak cuma satu, tapi lebih dari 3 orang. Dan, kawanan itupun sudah mempunyai tugas masing-masing.

Untunglah, saya segera tersadar bahwa HP saya sedang jadi target kawanan. Dan, saya pun tidak bisa berbuat apa-apa khawatir kawanan itu bertindak lebih jauh jika saya teriak. Itulah penggalan pengalaman yang saya alami di angkutan umum berkaitan dengan judul di atas.

Sekarang, kawanan itu kembali beraksi dengan cara yang lebih tidak manusiawi. Korban yang kebetulan wanita tidak hanya dilucuti harta bendanya. Tapi, mereka dengan nafsu biadabnya memperkosa korban beramai-ramai. Bahkan -demi menutup jejak- mereka dengan tega menghilangkan nyawa sang korban.

Di beberapa trayek angkutan umum ibukota, sopir/kernet juga ikut terlibat. Mereka bekerja sama dalam melakukan kejahatan ini.

Tulisan ini ada berdasarkan pengalaman saya pribadi serta penuturan kerabat yang juga pernah jadi korban.

Trayek angkutan umum yang mesti diwaspadai :
Cikokol ke arah Ciledug (Tangerang) dan Ciledug ke arah Kebayoran Lama (JakSel).

Mudah-mudahan info ini bermanfaat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jadilah orang bijak, untuk tidak spamming dalam komentar.

Copyright © Beranda Kita - Blogger Theme by BloggerThemes